Author Avatar

admin

0

Share post:

Sejarah dari Design Interior

Jasa Desain interior adalah seni dan sains untuk meningkatkan interior ruang atau bangunan untuk mencapai lingkungan yang lebih sehat dan lebih estetis bagi pengguna. Desain interior merupakan sebuah profesi multifaset yang mencakup pengembangan konseptual, perencanaan ruang, inspeksi lokasi, pemrograman, penelitian, komunikasi dengan pemangku kepentingan sebuah proyek, manajemen konstruksi, dan pelaksanaan perancangan. Pada dasarnya, profesi desain interior ini telah ada lebih dari 100 tahun. Berawal dari sekedar seni dekorasi, merancang bentuk dan fungsi, hingga berkembang dengan pesat menjadi sebuah dunia desain interior yang sangat spesial sekarang ini.

Pada awal tahun 1900-an, istilah “Interior Decorator” pertama kali digunakan di Amerika. Kebanyakan dekorator pada saat itu tidak memiliki kredensial akademis, namun yang terbaik dari mereka memiliki kombinasi antara rasa yang baik, akal sehat, dan bakat alami untuk menafsirkan dan mengatasi masalah, seperti skala dan proporsi. Elsie de Wolfe menjadi dekorator interior pertama yang diberi desain “komisi.” Pada tahun 1913, Elsie de Wolfe menerbitkan buku desain interior pertama yang berjudul “The House in Good Taste.” Sedangkan, Dorothy Draper adalah dekorator interior komersial pertama yang terdokumentasi dan berhasil mendirikan perusahaan desainnya sendiri pada tahun 1923.

Istilah “Interior Designer” diciptakan pada tahun 1930-an, oleh sebuah majalah berjudul ” Interior Design and Decoration”. Majalah ini merupakan majalah yang tidak dicetak antara tahun 1943 dan 1952, namun sebuah majalah yang bersaing, “Interiors,” bersikeras untuk menggunakan istilah “interior desainer”, “bukan” dekorator”. “Interiors” menerbitkan lebih banyak pekerjaan kontrak daripada pekerjaan residensial. Ketika majalah “Desain Interior dan Dekorasi” melanjutkan publikasi, majalah tersebut menjatuhkan istilah “and Decoration” dari namanya.

Baca Juga :  Furniture Kami Buat Berdasarkan Pesanan

Organisasi profesional terbesar di lapangan saat itu, AID didirikan pada tahun 1931 ketika sebuah pertemuan kelompok berkumpul di sebuah acara mebel bertekad untuk menciptakan sebuah organisasi profesional nasional. AID berganti nama dari American Institute of Decorators hingga American Institute of Interior Designers (AID) pada tahun 1936. Selama bertahun-tahun, seiring dengan bertambahnya desain interior, begitu juga jumlah organisasi dan asosiasi untuk mewakili anggota profesional yang beragam.

Pada tahun 1970-an, kedua The Foundation for Interior Design Educational Research (FIDER) dan National Council for Interior Design Qualification (NCIDQ) dibentuk untuk menetapkan, memelihara, dan mengatur standar untuk pendidikan dan pemeriksaan profesional desain interior. Baru pada tahun 1982, undang-undang Amerika Serikat yang mendukung profesi desain interior yang cepat berkembang. Perundang-undangan itu disahkan di Alabama.

Sejarah desain interior pun terus berkembang dengan cepat di dunia yang sekaligus menjadi semakin global dan pada saat bersamaan menuntut fokus khusus bidang pengetahuan kritis yang khas. Spesialisasi desain interior sekarang diterima secara luas sebagai bagian dari norma dalam lingkungan binaan dimana kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat sangat penting, termasuk namun tidak terbatas pada Desain untuk Penuaan di Tempat (Design for Aging in Place), Desain Universal (Universal Design), Desain Kesehatan (Healthcare Design), Desain Pendidikan & Kelembagaan (Educational & Institutional Design), Desain Tempat Kerja Khusus (Specialty Workplace Design), dan lainnya.

Untuk konsultasi jasa desain hubungi kami di Wa 08126067928

Info Lainnya : Klik Jasa Desain 3D Interior Dan Eksterior di Medan

8 Cara Membuat Lemari Minimalis untuk Anak Kost
Prinsip – Prinsip Desain Interior

Leave a Comment