Author Avatar

admin

0

Share post:

“Mengenal Kontraktor Berbagai Bidang Untuk Hunian di Medan

Info : Klik Mengenal Kontraktor Berbagai Bidang Untuk Hunian di Medan

Mengenal

Pelaksanaan Proyek Kontraktor

Proyek adalah sekumpulan aktivitas yang saling berhubungan di mana ada titik awal dan titik akhir serta hasil tertentu. Proyek biasanya bersifat lintas fungsi organisasi sehingga membutuhkan bermacam  keahlian (skilh) dari berbagai profesi dan organisasi. Setiap proyek adalah unik, bahkan tidak ada dua proyek yang persis sama. Proyek adalah aktivitas sementara dari personil, material, serta sarana untuk menjadikan/mewujudkan sasaran-sasaran (goal) proyek dalam kurun waktu tertentu yang kemudian berakhir.

Kontraktor sebagai pelaksana konstruksi mempunyai tugas dan kewajiban melaksanakan dan menyerahkan proyek itu sesuai kontrak kepada Pengguna Jasa. Seluruh kegiatan yang mendukung pelaksanaan proyek memerlukan suatu manajemen yang biasanya disebut Manajemen Proyek. Manajemen Proyek dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk mengelola dan mengorganisasi beragam sumber daya selama masa proyek, di mana tujuan akhirnya adalah temjudnya sasaran proyek yang meliputi kualitas, waktu, dan biaya yang telah ditentukan. Tiga elemen utama dalam Manajemen Proyek adalah:

  1. Manajer Proyek (Project Manager) Tugas dan tanggung jawab Manajer Proyek antara lain: menetapkan sasaran dan menjelaskan cara mencapai sasaran tersebut, menentukan orang-orang yang tepat sesuai dengan kewenangannya, serta pelatihan (training) yang dibutuhkan. mendemonstrasikan kepemimpinan (leadership) serta memberikan motivasi kepada seluruh staf jajarannya. melakukan evaluasi atas kemajuan pelaksanaan dan mengambil tindakan yang tepat bila terjadi deviasi terhadap sasaran yang telah ditetapkan. bertanggung jawab mengintegrasikan usaha dari sekelompok orang yang berasal dari berbagai fungsi untuk mencapai sasaran proyek yang spesifik.
  2. Tim Proyek (Project Team) Tim Proyek adalah sekelompok orang yang berasal dari berbagai fungsi organisasi dan disiplin ilmu dan keahlian, yang dipimpin oleh Manajer Proyek. Tim akan memilih dan menunjuk sumber daya yang akan digunakan, meliputi sub kontraktor, mandor, dan supplier untuk menyediakan material, alat dan jasa, serta berperan aktif dalam menjalankan proyek, agar dapat memenuhi target mutu, waktu, dan biaya yang telah ditetapkan. Ukuran dan macam komposisi keanggotaan Tim Proyek mungkin berubah-ubah selama periode proyek, dan akan berakhir setelah proyek selesai.
  3. Sistem Manajemen Proyek (Project Management System) Sistem Manajemen Proyek terdiri dari struktur organisasi dan sistem inf~rmasi.~ Organisasi ditetapkan oleh manajemen puncak (top management), dan ditetapkan pula hubungan antara anggota Tim Proyek dan Manajer Proyek. Salah satu struktur organisasi yang sering dipakai adalah Struktur Organisasi yang biasanya bersifat fungsional, di mana struktur organisasi dikelompokkan menurut area fungsi spesifik. Sistem Manajemen Proyek juga menyediakan sistem untuk mengintegrasikan perencanaan (planning) dengan pengendalian proyek (kontrol) dan akumulasi informasi berupa pelaporan yang berkaitan dengan hasillkinerja (performance), biaya, sumber daya yang digunakan, jadwal, proyeksi waktu, dan biaya untuk menyelesaikan proyek

Untuk jasa kontraktor hubungi kami di Wa 08126067928

Info Lainnya : Klik Mengenal Kontraktor Berbagai Bidang Untuk Hunian di Medan

Membuat Batako atau Paving Blok
Langkah Estimasi Biaya Konstruksi

Leave a Comment