Author Avatar

admin

0

Share post:

“Jasa Pemasangan Paving Block Terbaru di Medan

Info : Klik Jasa Pemasangan Paving Block Terbaru di Medan

Jasa

Membuat Batako/Paving Blok

Persiapan

  • Siapkan perkakas
  • Peralatan,
  • Bahan
  • Ayak pasir

Langkah pertama dengan ayakan pasir 1 cm2 untuk memisahkan batu-batu yang besar.

Langkah kedua dengan ayakan yang lebih kecil (mis. 4,5 mm2) untuk mendapatkan pasir halus. Pasir harus bersih dari kotoran, sampah dan lumpur.  Mengaduk Beton Mengaduk beton biasanya dilakukan dengan tangan untuk jumlah yang kecil atau dengan mesin untuk jumlah yang besar.

  1. Mengaduk dengan tangan Mengaduk dengan dilakukan pada sejumlah kecil kerikil atau penggunaan atau pembelian mesin pengaduk tidak terjangkau. Pencampuan dapat dilakukan ditempat yang kedap air untuk mencegah air semen merembes keluar. Langkah-langkah mengaduk dengan tangan yang benar: ¾ Taburkan sejumlah pasir yang telah diukur setebal 10 cm di kotak adukan ¾ Tuang semen di atas pasir dan aduk keduanya secara bersama-sama sampai warna keduanya tercampur; ¾ Bentuk adukan menjadi gundukan, dan buat lubang seperti cekungan di tengah; ¾ Siram dengan sedikit air secara perlahan dan aduk sampai terbentuk pasta yang merata; ¾ Jika menggunakan kerikil, sekarang tambahkan dalam takaran yang sesuai kerikil dan aduk hingga setiap kerikil terlapisi secara merata; ¾ Periksa adukan: ambil segenggam penuh adukan dan bentuk seperti bola kecil. Jika bola tersebut tidak retak, dan tangan sedikit basah, adukan siap untuk dicetak. (kiri) Meratakan campuran kering dengan sekop, jika sudah tercampur dengan sempurna, akan kelihatan berwarna abu-abu. (kanan) Tambahkan air sekali saja warna abu-abu akan kelihatan.
  2. Mengaduk dengan mesin Adukan mesin dibutuhkan untuk sejumlah besar pekerjaan beton dan bagus untuk kemampuan kerja dengan menempatkan beton sebentar dan tanpa buangan.

Beton yang mempunyai kerikil kasar diaduk pada pengaduk beton. Langkah-langkah mengaduk dengan mesin:

  • Ukur masing-masing jumlah bahan;
  • Pertama masukkan kerikil dan sejumlah air, lalu semen, dan pasir;
  • Aduk dan tambahkan air secukupnya;
  • Kosongkan pengaduk jika selesai;
  • Bersihkan pengaduk beton setelah selesai digunakan.

Berbagai Perbandingan Adukan Berdasarkan kebutuhan pelanggan dan mutu produk yang berbeda, perbandingan adukan untuk beton dapat bervariasi. Secara umum, semakin banyak semen yang digunakan semakin tinggi mutu yang diperoleh (tetapi juga lebih mahal biaya produk yang akan dijual kepada konsumen).

  1. Paving Blok Untuk membuat paving blok berkualitas tinggi, yang akan digunakan terus-menerus khususnya di tempat dengan beban berat (mis. Tempat parkir), perbandingan adukan sebaiknya sebagai berikut: 1 bagian semen bermutu baik + 2 bagian pasir sungai yang bersih + 3 bagian kerikil kasar + air secukupnya Untuk membuat paving blok bermutu rendah, dapat digunakan lebih sedikit semen dan lebih banyak pasir sungai yang bersih pada adukan beton (misalnya 1 bagian semen + 2 bagian pasir sungai yang bersih + 4 bagian kerikil kasar dan air secukupnya; 1 bagian semen + 4 bagian pasir sungai yang bersih). Paving blok bermutu rendah ini dapat digunakan di dalam rumah, di halaman depan dan belakang rumah, di mana tidak ada beban berat yang menekan lantai.
  2. Batako Berlubang. Untuk membuat Batako berkualitas tinggi, yang akan digunakan untuk dinding rumah, adukan sebaiknya sebagai berikut: 1 bagian semen bermutu baik + 2 bagian pasir sungai yang bersih + 3 bagian kerikil kualitas baik + air secukupnya Perlu diingat bahwa untuk membangun rumah haruslah selalu menggunakan batako bermutu terbaik untuk keamanan keluarga di dalam rumah. Jika menjual batako bermutu rendah untuk bangunan rumah, resikonya sangat tinggi dimana dinding baru yang dibangun akan runtuh dan mengubur penghuni rumah di bawahnya. Jika anda menjual batako bermutu rendah tanpa menerangkan bahaya dan resiko kepada pelanggan, anda harus bertanggung jawab terhadap musibah mereka jika rumahnya runtuh.
Baca Juga :  Apa itu Pipa Seamless?

Mencetak Beton

Beton setelah diaduk harus ditempatkan pada posisi yang ditentukan dan dipadatkan sebelum memuali pengaturan semen. Sebelum pencetakan beton dimulai, harus dipastikan cetakan dipancang dengan kokoh pada posisinya, diminyaki, dibersihkan, dan dikeringkan dari air yang ada. Jika beton dicetak ditanah (mis. Untuk beton batako), tanah haruslah rata, bersih dan mudah menguap, tetapi tanpa adanya air ketika beton dicetak. Plastik dapat digunakan untuk memastikan tanah bersih. Masukkan adukan ke sudut dan sepanjang pinggir cetakan dengan menggunakan sekop atau sendok semen. a) Paving blok

1) Isi adukan beton ke dalam peralatan ukur (mis. ember dengan garis untuk pengukuran);

2) Buka penutup cetakan;

3) Atur cetakan pada posisi pengisian;

4) Tuang jumlah yang tepat adukan beton ke dalam cetakan (setiap kali menggunakan jumlah adukan semen yang sama akan diperoleh paving blok yang sama, baik ketebalan, kekuatan, maupun kualitasnya);

5) Tutup cetakan;

6) Atur pegangan pada posisi pemadatan. Jangan lupa menggunakan pengait

7) Angkat pegangan ke posisi awal (kanan atas), kemudian buka pengunci kait;

8) Buka penutup cetakan, tekan pegangan ke bawah hingga paving blok secara penuh keluar dari cetakan;

9) Buka penutup cetakan;

10) Lepaskan pegangan perlahan dan biarkan di lantai;

11) Secara perlahan, angkat paving blok bersama-sama dengan plat logam keluar dari cetakan, tempatkan tripleks di atas paving blok yang telah dicetak, secara perlahan putar 180 derajat (atas bawah);

12) Secara perlahan tempatkan produk di tempat penyimpanan yang teduh (tanpa sinar matahari langsung), dan biarkan selama 1 hari (setelah 1 hari perlu dilakukan perawatan selama lebih kurang seminggu Langkah-langkahnya lihat penjelasan di bawah);

13) Bersihkan cetakan (termasuk plat logam) dari sisa cetakan dan debu. Kadang-kadang cetakan perlu diberi minyak.

14) Tempatkan plat logam ke dalam tempat asalnya di dalam cetakan;

15) Atur kembali cetakan pada posisi pengisian dan ulangi langkah 3-12 untuk membuat paving blok berikutnya.

Ketika selesai bekerja, tutup cetakan dengan plastik kering atau sejenisnya, dan simpan peralatan dan bahan di tempat yang aman dan kering. b) Batako 1) Masukkan adukan beton ke dalam peralatan ukur (mis. Ember dengan garis untuk pengukuran); 2) Tempatkan bagian bawah cetakan ke tempat yang benar (di bawah atap atau tempat yang teduh); 3) Beri minyak bagian bawah cetakan; 4) Tuang jumlah yang tepat adukan beton ke dalam cetakan (setiap kali menggunakan jumlah adukan semen yang sama akan diperoleh batako yang sama, baik ketebalan, kekuatan, maupun kualitasnya)

Untuk jasa pemasangan paving block hubungi kami di Wa 08126067928

Info Lainnya : Klik Jasa Pemasangan Paving Block Terbaru di Medan

Alasan Besi dan Baja Banyak Digunakan
Pelaksanaan Proyek Kontraktor

Leave a Comment